Urban Farming Budidaya Kangkung
Inovasi Urban Farming untuk Budidaya Kangkung Budidaya kangkung telah menjadi pilihan populer di kalangan petani dan pecinta tanaman sayuran. Tanaman ini dikenal mudah tumbuh dan m

Sering banget kita lihat teman-teman petani jor-joran ngeluarin modal buat beli bibit jagung hibrida varietas terbaru, atau ngeborong pupuk kimia mahal demi ngejar panen yang melimpah. Wajar sih, siapa coba yang nggak pengen hasil panennya maksimal?
Padahal nih ya, kalau kita balik lagi ke ilmu dasar pertanian, ada satu kunci utama yang justru sering banget di-skip. Percaya nggak percaya, 80% penentu keberhasilan panen itu justru ada di tahap awal: persiapan lahan dan olah tanah yang bener.
Gampangnya gini, bayangin kamu lagi bangun rumah impian. Kamu udah beli material paling premium dan sewa arsitek top (ibarat bibit jagung super mahal). Tapi, kalau rumah itu dibangun di atas tanah yang rawa, labil, dan nggak dipakein pondasi yang kuat, ujung-ujungnya pasti bakal retak atau roboh juga, kan?
Nah, tanaman jagung juga gitu. Sehebat dan semahal apa pun bibit jagung yang kamu tanam, potensinya buat ngasilin tongkol gede bakal mentok kalau akarnya dipaksa hidup merana. Akar jagung nggak bakal sanggup nembus tanah yang keras dan bantat. Belum lagi kalau tanahnya miskin unsur hara organik atau terlalu asam (pH-nya drop). Kalau udah begini, pupuk mahal berkarung-karung yang kamu tabur cuma bakal “terkunci” di tanah, nggak bisa dimakan sama tanamannya. Sayang banget kan modalnya terbuang sia-sia?
Makanya, ngolah tanah itu bukan sekadar formalitas nyangkul atau ngebajak sebelum musim tanam, tapi ibarat nyiapin “kamar hotel bintang lima” buat si jagung.
Terus, gimana sih rahasia nyulap lahan biasa—atau lahan yang udah capek dipakai terus-terusan—jadi super gembur, subur, dan bikin jagung betah? Yuk, kita bongkar bareng-bareng langkah olah tanah yang wajib banget kamu cobain musim tanam ini!
Sebelum mulai mencangkul, kita harus tahu apa yang sebenarnya disukai oleh perakaran jagung. Tanaman jagung menyukai kondisi tanah dengan kriteria berikut:
Biar nggak bingung mulainya dari mana, ini dia urutan sistematis ngolah lahan yang bener. Anggap aja kita lagi nyiapin “kasur empuk” yang nyaman banget buat tempat tinggal si jagung nantinya.
Langkah pertama adalah membersihkan lahan dari gulma, rumput liar, dan sisa-sisa tanaman dari panen sebelumnya. Gulma adalah pesaing utama jagung dalam memperebutkan unsur hara.
Tanah yang keras dan bantat itu musuh besarnya akar jagung. Akar jadi susah gerak nyari minum, alhasil tanamannya ikutan kerdil. Makanya, wajib banget dibajak pake traktor atau dicangkul manual. Nggak usah dalem-dalem banget, cukup sekitar 15 sampai 20 cm aja.
Nah, ini nih “rahasia dapur” yang sering banget di-skip sama petani kita. Padahal, kalau tanah kamu terlalu asam (pH-nya di bawah 5,5), unsur hara itu bakal “terkunci” keras di dalam tanah. Efeknya? Sebanyak berkarung-karung pun kamu nabur pupuk kimia mahal, akar jagung tetep kelaparan karena nggak bisa nyedot pupuknya. Mubazir banget kan?
Kamu harus ingat prinsip ini: pupuk kimia itu tugasnya ngasih makan tanaman, tapi kalau pupuk organik itu tugasnya ngasih makan tanah. Biar tanah kamu awet suburnya untuk jangka panjang, wajib kasih pupuk dasar berupa pupuk kandang (mau kotoran sapi, kambing, atau ayam bebas). Tapi ingat, wajib pakai yang udah difermentasi atau matang ya, jangan kotoran baru yang masih panas!
Tanaman jagung itu emang doyan air buat tumbuh besar, tapi mereka benci banget yang namanya kebanjiran apalagi kalau akarnya terendam genangan air kelamaan. Bisa-bisa akarnya busuk! Buat nyegah ini, apalagi kalau nanam pas musim hujan, kamu wajib bikin bedengan atau guludan (gundukan tanah memanjang).
Inovasi Urban Farming untuk Budidaya Kangkung Budidaya kangkung telah menjadi pilihan populer di kalangan petani dan pecinta tanaman sayuran. Tanaman ini dikenal mudah tumbuh dan m
Tray Semai: Fondasi Pertumbuhan Tanaman yang Optimal Apa itu Tray Semai? “Tray semai adalah wadah plastik yang memiliki banyak lubang kecil di bagian bawahnya. Wadah ini diba
Tips Pemupukan Agar Terong Berbuah lebat Terong adalah salah satu jenis sayuran yang sangat popular di Indonesia, terutama saat dimakan sebagai lalapan. Terong kaya akan gizi, teru
Tips menanam Cabai Di Rumah Dengan Mudah Cabai rawit merupakan salah satu varietas unggul yang banyak dibudidayakan oleh petani karena memiliki ketahanan terhadap penyakit dan hasi
Tips memilih pestisida yang tepat Pestisida adalah salah satu komponen penting yang tak bisa dilepas dalam dunia pertanian. Pestida berfungsi untuk mengendalikan serangan hama tana
Tips membuat tanaman Tomat berbuah lebat Tomat adalah Tanaman yang masih satu family dengan terong-terongan. Tomat berasal dari Amerika Selatan sampai peru. Secara Sejarah tomat di
Cegah cabai mu dari Antrak sejak dini Petani jawa biasa menyebut Antraks dengan nama Pathek karena hampir sama dengan penyakit kulit kudis. Antraks tidak disebabkan oleh virus/bakt
TIPS BUDIDAYA TOMAT CHERRY DIRUMAH Budidaya tomat cherry di pekarangan rumah yang minim ruang dapat dilakukan dengan teknik yang sederhana namun tetap memberikan hasil yang memuask
Rahasia Olah Tanah yang Subur untuk Menanam Jagung Sering banget kita lihat teman-teman petani jor-joran ngeluarin modal buat beli bibit jagung hibrida varietas terbaru, atau ngebo

” Gabung yuk bersama komunitas kami di netafarm, kita bisa saling belajar dan tumbuh bersama dan Jalin kerjasama dengan Netafarm untuk mengembangkan sektor pertanian dengan produk produk unggulan kami. Jadi kalau ada Agen luar kota yang mau konsultasi produk apa saja yang NETAFARM punya, bisa dilayani secara maksimal”

